Logo
IDZHAARUL HAQ
Deskripsi / Slogan Masjid Anda

Profil Masjid

MASJID IDZHAARUL HAQ KOMPLEK BERMIS BLOK B, CISAUK-TANGERANG


SEJARAH SINGKAT :

Masjid Idzhaarul Haq merupakan buah dari semangat kebersamaan dan kepedulian warga Komplek Bermis Blok B. Pembangunannya dimulai secara swadaya oleh masyarakat pada awal tahun 1990-an, berangkat dari kebutuhan akan sarana ibadah yang dekat dan mudah dijangkau.

Pada masa awal, bangunan ini masih berupa mushola sederhana. Proses pembangunan berlangsung cukup lambat karena keterbatasan dana, namun hal tersebut tidak menyurutkan tekad dan keikhlasan warga. Dengan kerja sama, gotong royong, serta sumbangan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, mushola akhirnya dapat diselesaikan sekitar tahun 1995. Seiring waktu, jumlah penghuni Komplek Bermis Blok B terus bertambah, sehingga kebutuhan akan tempat ibadah yang lebih besar pun meningkat.

Setelah memperoleh izin dan restu dari masjid-masjid di sekitar lingkungan tersebut, mushola kemudian dikembangkan menjadi Masjid Idzhaarul Haq. Sejak saat itu, penyelenggaraan salat Jum'at mulai dilaksanakan. Hingga tahun 2026, Masjid Idzhaarul Haq terus istiqomah menjalankan fungsinya sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan, dengan rutin menyelenggarakan sholat wajib berjamaah bagi masyarakat sekitar.

Masjid Idzhaarul Haq berlokasi di Komplek Bermis Blok B RW. 04, Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Awal pembangunan Masjid Idzhaarul Haq dari berdirinya hingga sekarang telah banyak melalui transformasi, dimana telah banyak perubahan dalam hal sarana prasarana, fasilitas dan kegiatan. Semoga untuk kedepannya akan lebih maju dan bermafaat demi untuk masyarakat/umat dan warga sekitar, sehingga kita semua dapat “Memakmurkan Masjid dan Dimakmurkan Masjid” yang artinya umat Islam aktif membangun, merawat, dan mengisi masjid dengan kegiatan ibadah serta sosial (memakmurkan), sehingga masjid menjadi pusat kebaikan yang memberikan manfaat dan ketenangan bagi jamaah (dimakmurkan). Ini mencakup kegiatan fisik (bangunan, kebersihan), spiritual (shalat, pengajian), dan ekonomi sosial (pelatihan, zakat) agar masjid benar-benar hidup dan menjadi solusi bagi umat, bukan sekadar bangunan kosong, dengan tujuan meraih ridha Allah SWT.